“Kita terus berupaya menjadi lebih baik, nilai RB kita terus meningkat. Harapan kita tahun ini mudah-mudahan bisa mencapai 80 tapi yang penting bukan nilainya tapi efektivitas pelaksanaan RB itu sendiri. Saya bisa mengklaim bahwa ATR/BPN sudah lebih baik, kami terus meningkatkan pelayanan secara elektronik, nanti akan ada juga aplikasi layanan Loketku. Dengan layanan ini kita akan memberikan kesempatan bagi masyarakat yang akan mendaftarkan permohonan pendaftaran tanah secara langsung di mana mereka bisa mengunggah dokumennya sendiri dan membuat perjanjian kapan mereka akan datang ke kantor,” ujar Sofyan A.Djalil.
Dalam laporannya Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Reformasi Birokrasi, Gunawan Muhamad mengatakan evaluasi ini merupakan upaya menciptakan birokrasi pemerintahan yang profesional dan akuntabel sekaligus menindaklanjuti catatan dan juga rekomendasi dari tim evaluator Kementerian PANRB.
“Kami seluruh anggota tim Kementerian ATR/BPN dan juga tim unit kerja Eselon 1 beserta seluruh jajaran di Kementerian ATR/BPN, terus berusaha untuk melakukan perbaikan dan perubahan. Tahun ini kita mengalami peningkatan nilai PMPRB dari yang sebelumnya 77,58 menjadi 79,95. Walaupun nilai ini belum termasuk nilai yang sangat memuaskan, kami senantiasa mohon arahan tim evaluator sehingga Kementerian ATR/BPN semakin hari bisa semakin baik,” lapornya.
