Meski begitu, masyarakat yang telah begitu menyatu dan mencintai desa itu enggan untuk beranjak. Meksipun tempat pengungsian dan dapur umum didirikan petugas di tempat lebih aman.
Justru, ia mengatakan masyarakat bertahan dengan segala keterbatasan. Sembako menjadi bantuan yang paling dibutuhkan oleh masyarakat desa. Menurut Adi, bantuan tersebut akan meringankan beban korban terdampak banjir bandang yang memilih bertahan.

Jatmiko Santosa, yang juga Ketua GAPKI Provinsi Riau itu mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran PTPN V sebagai perusahaan milik negara ke tengah masyarakat.
Dia mewakili seluruh karyawan PTPN V turut mendoakan agar bencana yang dihadapi masyarakat dapat segera teratasi dan kehidupan warga desa kembali normal.
“Kami seluruh keluarga besar PTPN V turut mendoakan agar kehidupan masyarakat kembali normal,” ujarnya.
Adi Chandra kembali menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diserahkan PTPN V kepada masyarakat Desa Ludai.
“PTPN V merupakan perusahaan pertama yang menyalurkan bantuan kepada korban banjir.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kampar, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesarnya atas bantuan ini. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara kita di Desa Ludai,” ujar Adi Chandra.

