“Kami bahkan telah membuat lebih detail lagi rinciannya mana pertandingan-pertandingan yang sangat diminati oleh masyarakat khusunya Papua, seperti sepak bola, bola voli, bola basket, bulu tangkis kan biasanya banyak pemintanya. Nah ini akan kami atur bagaimana (jumlah maksimum) bisa tetap sama seperti yang lainnya, dan tidak boleh lebih,” papar dia.
PON Papua sebelumnya diharapkan dapat disaksikan penonton di stadion. Namun cakupan vaksinasi COVID-19 di empat klaster penyelenggaraan PON Papua hingga saat ini baru mencapai sekitar 57 persen untuk dosis pertama dan 35 persen untuk dosis kedua. (wsa)
