PT Sentul City menguasai 3.000 hektare lahan untuk proyek perumahan berkonsep resor Sentul City. “Satu hektare itu 10.000 meter persegi. Jadi, Sentul menguasai lahan 30 juta meter persegi,” tandas Amien Rais.
Menurut Amien, penguasaan lahan yang luar biasa oleh para para bandit ekonomi itu betul-betul menghina bangsa Indonesia. “Syafii Maarif bilang 80 persen tanah dikuasai konglomerat Indonesia, 13 persen dikuasai konglomerat asing. Ini kata Syafii Maarif,” ucap Amien Rais.
“Hanya 7% tanah di Indonesia yang kepemilikannya dimiliki oleh masyarakat biasa,” kata Amien, mengutip pernyataan Buya Syafii.
Amien menyindir mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu agar lebih sering menyuarakan dan melarang yang salah (nahi mungkar). Jangan hanya menegakkan yang benar (amar ma’ruf).
“Saya kira Pak Syafii Anda perlu lebih sering bernahi mungkar, jangan hanya amar ma’ruf saja. Maaf ya, kita masih bersahabat,” pungkas Amien Rais.
Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2000-2005, Buya Syafii Maarif pernah menyoroti kepemilikan tanah di Indonesia pada 2018 lalu. Saat itu, Buya Syafii Maarif mengatakan bahwa terjadi penguasaan tanah oleh konglomerat di Indonesia.
