“Jadi setiap unit pompa mobile dioperasionalkan dua sampai tiga petugas yang dipimpin langsung oleh Kasatpel SDA masing-masing kecamatan,” ujar Mustajab.
Adanya pengerahan 40 pompa mobile ini diharapkan genangan yang terjadi di musim penghujan dapat segera diatasi. Sebab, hingga kini masih ada beberapa wilayah yang rawan terjadi genangan saat hujan. “Saat ini seluruh pompa mobile dalam kondisi siap digunakan dan akan langsung diterjunkan pada lokasi terjadinya genangan,” katanya.
Mustajab menyebut, pihaknya juga telah membangun 581 sumur resapan atau drainase vertikal. Sumur resapan itu berfungsi menampung air hujan serta mengantisipasi genangan dan banjir. “Kami telah membangun 581 sumur resapan. Selebihnya nanti yang membangun dinas. Untuk progresnya saya belum tahu qda di beberapa ribu titik,” tambahnya.
Sedangkan pada beberapa kali yang diperkirakan bakal meluap saat curah hujan tinggi yaitu Kali Krukut, Kali Cideng, Kali Pesanggrahan dan Kali Mampang. “Di DAS (Daerah Aliran Sungai) Kali Krukut, Kali Cideng, Kali Pesanggrahan, dan Kali Mampang itu ada yang namanya dataran banjir. Jadi saya imbau kepada masyarakat agar mengetahuinya,” tutupnya. (ibl)
