Auliansyah menduga, pihak perusahaan sudah mempersiapkan diri sejak pemberitaan terkait penggerebekan tempat usaha pinjol muncul kepermukaan publik.
Saat penggerebekan itu, jajaran Dirkrimsus Polda Metro Jaya hanya menemukan empat orang pegawai yang sedang bekerja. Sedangkan karyawan lainnya bekerja dari rumah (WFH). Adapun diketahui PT AIC memiliki 78 pegawai.
“Tadi kami tanya, ada yang bilang hari ini mereka melaksanakan WFH. Saya bertanya pada supervisor, kapan mereka melangsungkan WFH, katanya hari ini,” imbuh Auliansyah.
“Jadi menurut saya karena kemarin kami melakukan penggerebekan di beberapa tempat makanya mereka memutuskan untuk WFH,” ulasnya lagi.
Dalam penggerebekan itu pula, polisi mengamankan empat pegawai dan menyita barang bukti berupa komputer, laptop, modem, dan data-data nasabah.
Keempat pegawai tersebut kemudian diamankan ke Mapolda Metro Jaya untuk dimintai keterangan. Dan rencananya polisi akan memintai keterangan kepada para pekerja yang melaksanakan WFH.
Sebelumnya, jajaran Bareskrim Polri menerima sebanyak 371 laporan adanya kasus pinjol ilegal yang menggunakan cara-cara melawan hukum dalam melakukan kegiatannya. Sejauh ini, sudah 91 laporan berhasil diungkap.
