Krakatau Steel menorehkan kinerja positif sepanjang Januari-September 2021. Emiten produsen baja ini membukukan laba bersih senilai US$59,72 juta atau setara Rp853 miliar per akhir kuartal III 2021.
Realisasi ini membaik dari periode yang sama tahun lalu dimana KRAS membukukan kerugian US$27,39 juta. Keuntungan yang diperoleh Krakatau Steel disebabkan oleh peningkatan penjualan, peningkatan efisiensi, serta kontribusi anak perusahaan. Ketiga hal ini merupakan hasil transformasi secara menyeluruh Krakatau Steel.
“KADIN dan pelaku usaha akan terus mendukung langkah Krakatau Steel sebagai salah satu BUMN yang maju saat ini, dengan inovasi hilirisasi industri baja, dan KADIN akan terus menjaga logistik dan rantai pasok untuk kemajuan Indonesia,” tutup Akbar. (rob)
