Untuk itu, dalam rangka mewujudkan rasa keadilan dan kesejahteraan ekonomi bagi buruh dan pengusaha. Jika Pemda DKI Jakarta masih sulit berpihak kepada buruh dan pengusaha daripada kepada pejabat dan ASN Pemda DKI Jakarta.
“Setidaknya gubernur memberi perlakukan yang sama dari segi gaji/upah antara ASN dan buruh sesuai golongan dan masa kerja di Jakarta. ASN dan buruh sama-sama berkarya untuk tujuan yang sama yaitu maju kotanya (Jakarta) dan sejahtera warganya (buruh dan ASN diperlakukan sebanding dari segi penghasilan),” tukasnya.
Yang terbaik untuk masyarakat sangat sulit menentukannya karena subyektif dan relatif. Variabel terbaik bagi masyarakat sebaiknya bukan pertimbangan utama, atau dikeluarkan saja dari penentuan UMP Jakarta. “Sebab, terbaik bagi buruh dan pengusaha, menurut hemat saya, sudah termasuk terbaik bagi masyarakat”.
Menurutnya, sangat ideal pendapat wagub DKI di atas. Itulah tujuan pemimpin mensejahterakan warganya. Pemprov DKI Jakarta, di bawah kepemimpinan Anies Rasyid Baswedan mutlak mewujudkan kotanya (Jakarta) maju dan bahagia warganya. Itulah salah satu janji politiknya ketika kampanye Pilkada-2017 dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat (termasuk buruh dan pengusaha), utamanya bidang ekonomi.

