Kementerian Kominfo juga terus mengoptimalkan konektivitas mobile broadband nasional, khususnya melalui pemerataan jaringan 4G di seluruh 83.218 desa adan kelurahan di Indonesia.
“Dengan menargetkan penyelesaian pembangunan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G untuk 12.548 desa dan kelurahan blank spot pada tahun 2022,” ujar Menteri Johnny.
Selain itu, Menkominfo menegaskan upaya penguatan jaringan broadband nasional terus didorong melalui penggelaran konektivitas 5G yang telah dilakukan di 9 wilayah Indonesia sejak Juni 2021. “Yakni di wilayah anglomerasi Jabodetabek, Solo, Medan, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Bandung, Batam, dan Denpasar,” jelasnya.
Pengembangan konektivitas broadband juga akan terus dioptimalkan melalui upaya penataan atau farming dan refarming spektrum frekuensi. Menurut Menteri Johnny hal itu ditujukan guna memenuhi kebutuhan spektrum frekuensi dengan total 2.047 MHz pada akhir tahun 2024.
“Termasuk di dalamnya kebutuhan spectrum band 700 MHz untuk 5G di Indonesia yang saat ini sedang kita laksanakan melalui pemanfaatan spektrum dari digital dividend hasil switch off TV analog yang selambatnya akan diselesaikan pada 2 November 2022,” jelasnya.
