Ia meyakini dengan mengapresiasi dan menghargai peran PR, maka kebijakan dan program yang baik untuk masyarakat luas, akan lebih mudah tercapai dan dirasakan. Karena itu penghargaan yang terdiri dari 11 kategori ini, adalah bentuk terimakasih dan dorongan agar peran PR semakin bernilai di mata manajemen dan masyarakat.
Asah Kompetensi
Asmono Wikan lebih jauh menyinggung peran PR yang harus adaptif di tengah pandemi dan cepatnya perubahan iklim dari onvensional ke digital. Menurutnya publik kini harus diberikan informasi yang lebih mudah dipahami, sederhana dan empati.
“Jangan melukai masyarakat, di tengah situasi keprihatinan seperti ini, PR harus menambah dan terus mengasah kemampuannya terutama dalam komunikasi empati,” ujarnya.
Dengan demikian publik mampu memahami program dan pesan yang ingin ditarget bisa tercapai. “Feedback dari masyarakat positif, reputasi bagus, dan ini menjadi modal untuk program korporasi lembaga kementerian dalam hal apapun. Untuk meyakinkan masyarakat,” tambahnya.
