Lebih lanjut Erik mengatakan bahwa jalan lain untuk memberantas mafia Alkes adalah dengan melakukan pembelian antigen dalam negeri. Dengan demikian pabrik tempat mereka bekerja bisa kembali beroperasi seperti sedia kala dan memperkerjaan kembali ribuan karyawan yang telah dirumahkan dalam beberapa bulan terakhir.
“Pak Jokowi dan KPK, segera selamatkan uang negara. Kami para karyawan di PHK, sementara Kemenkes pesta pora habisin anggaran dengan harga hampir 3 kali lipat demi Mafia Alkes. Kami buruh dan sekarang Kami nanggur, akibatnya keluarga Kami kelaparan. Dimana keadilan sebagai rakyat Indonesia?” ujar Erik.
Sekadar informasi, Pemerintah berkomitmen mendorong peningkatan produksi industri alat kesehatan (Alkes) dan obat-obatan nasional. Pemerintah percaya bahwa produsen dalam negeri mempunyai kapasitas untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang kian meningkat di tengah pandemi Covid-19.
“Indonesia telah berubah sekarang, dan kita harus menjadi bagian dari perubahan itu. Jangan kita menghambat perubahan itu. Kita menghadapi masalah di sana – sini, tapi kita sekarang bergerak maju, melakukan perubahan. Kita melakukan terobosan untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik,” ucap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi luhut Binsar Panjaitan dalam Konferensi Pers Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri di Bidang Alat Kesehatan, beberapa waktu silam.
