“Common goal semua sama, yaitu pengangguran dan kemiskinan harus diturunkan. Semua Bupati, Wali Kota, Gubernur, pemerintah, sampai Presiden itu sama goal-nya. Apapun yang akan kita lakukan pada akhirnya sama. Ini semua untuk mengurangi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja. Di OJK sendiri, kebijakan juga sama, untuk ini pakai kebijakan restrukturisasi. Apabila kita tujuannya sama, tinggal bagaimana masing-masing prioritas daerah, mulai dari jaringan transportasi, airport, industri, dan pariwisata,” ucap Wimboh.
Wimboh juga menekankan agar pembangunan jalan tol lintas Solo – Yogyakarta tidak menjadi penghalang industri yang dilakukan oleh masyarakat. Diharapkan dengan sinergi antar pemerintah pusat dan daerah, side effect yang timbul dari pembangunan infrastruktur tersebut dapat teratasi dan tidak menimbulkan dampak yang berarti bagi masyarakat.
Turut hadir sebagai narasumber dalam sarasehan adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Apindo Haryadi Sukamdani, Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, Ketua Asosiasi Fintech Indonesia Mirza Adityaswara, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya, Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kepala Bappeda Sragen Dwiyanto, dan Asisten Administrasi Umum Kabupaten Boyolali Wiwis Trisiwihandayani.
