Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang hadir secara virtual mendorong setiap daerah untuk mengembangkan potensi ekonomi masing-masing.
Ia mencontohkan Sukoharjo yang memiliki potensi jamu yang ternyata banyak diminati orang luar negeri. Ganjar menyebut industri di Solo Raya sejauh ini yang paling besar adalah pakaian jadi. Selain itu ada furnitur, tekstil, pertanian, dan lain-lain.
Menurutnya Solo Raya juga didukung dengan infrastruktur memadai untuk men-support pemulihan ekonomi. Ganjar mengajak semua pihak untuk berkolaborasi baik dari dunia usaha maupun pendidikan untuk sama-sama memajukan wilayah.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menyampaikan bahwa saat ini Solo dalam masa pemulihan perekonomian setelah pandemi dan akan terus melaksanakan pembangunan agar perekonomian dapat segera bangkit.
“Solo dalam proses recovery, jadi kita ini masih menerapkan gas dan rem. Tahun ini rem tidak terlalu dalam, karena kita enggak pengen lagi nutup mall, pasar tradisional. Kita ingin seluruh masyarakat merasakan kerja keras kita”.
