Saat meninjau kesiapan pramusim motoGP itu, Sigit melihatnya dari segi pelaksanaan prokes, penerapan sistem bubble hingga pola pengamanan. Tujuannya, agar event internasional ini berjalan aman dan lancar. Sekaligus memperhatikan faktor kesehatan bagi seluruh pihak terkait dalam kegiatan tersebut.
“Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung terkait persiapan keamanan yang dilaksanakan dalam rangka memastikan seluruh rangkaian kegiatan pramusim dan nanti kegiatan pelaksanaan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia dilaksanakan bulan Maret,” ujar Jenderal Sigit.
Sigit mengaku, dari laporan yang diterimanya, segala permasalahan yang sempat muncul, saat ini sudah bisa diselesaikan. Dari segi penerapan prokes, hal itu sudah diberlakukan mulai dari pintu masuk ke Indonesia.
Penegakan prokes juga dilakukan di tempat akomodasi hingga lokasi pelaksanaan event itu sendiri, yaitu di Sirkuit Mandalika.
Sigit menambahkan, pemeriksaan mulai dari dokumen, test RT-PCR, Test Swab Antigen harian, hingga pengaturan batas-batas area baik untuk peserta, ofisial, dan masyarakat, telah berjalan sebagaimana standar operasional prosedur (SOP).
