“Ini adalah signal yang kuat bahwa laju ekonomi kita gagal menanggulangi pandemi,” kritik Gede Sandra.
Namun, pada saat pandemi dan kala pandemi sudah mulai teratasi, bersamaan juga pertumbuhan ekspor dan impor menggila. Artinya ada kebangkitan ekonomi di kalangan pebisnis. Para pengusaha, eksportir dan importir, dan seluruh pengusaha lainnya. Bukan kebangkitan ekonomi kalangan rakyat.
Sebagian besar keuntungan para pengusaha ini memang didorong oleh kenaikan harga komoditi dunia. Minyak bumi, batubara, dan minyak sawit adalah rezeki khas Indonesia yang sontak datang belakangan ini muncul, sehingga akhirnya Penerimaan Negara yang bersumber dari pajak dan PNBP melampaui target. Ini bukan prestasi, tapi keberuntungan karena ada situasi dunia yang menyebabkan permintaan atas komoditi-komoditi pokok melonjak.
Kenaikan permintaan terutama terjadi pascapandemik mulai teratasi di banyak Negara. Aktivitas ekonomi mulai bangkit di banyak Negara. Ambil contoh minyak sawit. Akibat pandemi, produksi minyak sawit dunia anjlok 4,5 juta ton tahun 2019 ke 2020. Namun pada saat permintaan mulai naik, produksi tak mampu mengimbangi.
