Menurut dia, melalui platform digital, banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan. Terutama kemudahan dalam komunikasi. Lalu dengan mudah juga masyarakat dapat membuat konten untuk monetisasi.
Selain itu, ruang digital juga dapat mendorong UMKM yang sebelumnya sempat redup akibat pandemi, bisa berjaya kembali. Terakhir, dapat mendorong terjadinya digitalisasi destinasi wisata.
“Menjadi cakap dalam digital selalu dapat dilakukan bahkan ketika di rumah saja. Kita bisa mencari informasi di internet untuk dijadikan inspirasi berbisnis,” katanya lagi.
Namun masyarakat perlu hati-hati karena banyaknya penipuan atau kecurangan. “Serta adanya kemungkinan misinformasi seperti hoax dan informasi ujaran kebencian. Untuk menghindari hal ini dibutuhkan etika digital,” tegasnya.
Karena itu, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan, menyatakan Kementerian Kominfo hadir untuk menjadi garda terdepan dalam memimpin upaya percepatan transformasi digital Indonesia. Dalam hal ini, Kemenkominfo memiliki peran sebagai regulator, fasilitator, dan ekselerator di bidang digital Indonesia.
