Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Presiden Turki Tolak Finlandia dan Swedia Gabung NATO
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Presiden Turki Tolak Finlandia dan Swedia Gabung NATO
HeadlineInternasional

Presiden Turki Tolak Finlandia dan Swedia Gabung NATO

Gibran
Gibran Published 14 May 2022, 20:31
Share
2 Min Read
New Project 5 8
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan. Foto: Reuters
SHARE

IPOL.ID – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengungkap kecaman terhadap rencana keanggotaan Swedia dan Finlandia dalam NATO.

Invasi Rusia ke Ukraina telah mengubah opini publik dan politik di kedua negara itu. Finlandia dan Swedia kini mendukung keanggotaan NATO sebagai pencegah agresi Kremlin.

Mereka telah menjalin hubungan erat dengan NATO. Alhasil, keduanya diprediksi bisa bergabung dengan cepat.

Keanggotaan NATO akan membutuhkan ratifikasi seluruh anggota. Namun, Erdogan menolak menyambut kedua negara itu. Kini, pengajuan keanggotaan pun berpotensi terhambat.

Baca Juga

Kepala Perwakilan Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono bersama WNI relawan Flotilla. Foto: Instagram KJRI Istanbul
9 WNI Relawan Flotilla Tiba di Turki, Ngaku Dipukul dan Disetrum Tentara Israel
Eskalasi Timur Tengah Memanas, Mesir dan Turki Teken Perjanjian Kerja Sama Militer
Buronan Internasional Kasus TPPO Rohingya Dibekuk Divhubinter Polri di Turki

Penolakan Erdogan berakar pada sentimen terhadap komunitas Kurdi di Skandinavia. Swedia memiliki populasi diaspora Kurdi. Enam anggota parlemennya pun warga asal Kurdi.

Erdogan menuduh, kedua negara itu menyembunyikan organisasi teroris. Dia merujuk pada Partai Pekerja Kurdistan (PKK). Turki menganggap partai itu sebagai organisasi teroris.

“Kami tidak memiliki pendapat positif,” jelas Erdogan, dikutip dari AFP, Sabtu (14/5/2022).

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: nato, Recep Tayyip Erdoğan, Turki
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article satu 2 122 Vaksinasi di Indonesia Capai 408 Juta
Next Article satu 2 46 1.040 Aparat Gabungan Diturunkan untuk Amankan Pilkades Brebes

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260612 WA0093
Ekonomi

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Keandalan Pasokan Energi di NTT

Ekonomi
RI-Rusia Sepakat Perkuat Sinergi Industri Strategis pada BRICS PartNIR Forum 2026
12 Jun 2026, 19:02
Ekonomi
BRI Siapkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham, Tegaskan Keyakinan terhadap Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang yang Tetap Solid
12 Jun 2026, 17:25
Ekonomi
Ibu Dian Nasabah PNM Lampung yang Menggerakkan Perempuan untuk Berani Berdaya
12 Jun 2026, 18:05
Olahraga
Usai Dilantik Jadi Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto Bertekad Wushu Menjaga Tradisi Emas di Asian Games 2026
12 Jun 2026, 18:21
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?