Iskandar menyebutkan, Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) di Lampung adalah tempat yang unik. Tidak dapat dijangkau dengan pesawat komersial tapi harus naik perahu selama 8 jam atau dengan pesawat pribadi.
Di TWNC membuang sampah sembarangan bisa didenda. Pulau di ujung selatan Pulau Sumatera ini termasuk terpencil sehingga cocok untuk perlindungan satwa liar.
“Kesempatan membuat video di kawasan konservasi Tambling adalah pengalaman berkesan sekali seumur hidup. Saya dapat menggabungkan gambar harimau sumatera dengan gambar-gambar lain dalam satu video,” katanya.
Iskandar adalah salah satu musisi klasik kenamaan dan paling banyak dibicarakan di Jerman. Iskandar telah meluncurkan tiga album, yakni Bach `N` Blues (2011), Precious Refuge (2014), dan Tango Fuego (2014).
Istilah aria sering digunakan pada abad 17 dan 18 bagi musik instrumental yang digunakan untuk menari atau variasi dan dimodelkan pada musik vokal solo. Iskandar mengidolakan Bach, ingin membuat komposisi musik aria dari yang telah diciptakan oleh Bach dan menggabungkannya dengan unsur komposisi berciri khas musik klasik Asia. Iskandar berayah Arab dari Ternate dan mama keturunan Tionghoa Indonesia.
