Dia menambahkan, pada musim haji tahun ini KKHI Mekkah melakukan skrining ulang seluruh calon haji risiko tinggi dengan layanan kesehatan spesialis. Ini dilakukan agar angka kesakitan jamaah bisa terkendali.
Dari skrining dapat diketahui mana calon haji yang mampu wukuf mandiri dan mana yang perlu safari wukuf. Saat ini memasuki masa kritis haji dan puncaknya pada saat di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), maka skrining ulang harus selesai sebelum 9 Dzulhijjah.
Menjelang Armuzna, Budi kembali mengingatkan agar jamaah haji menghindari kelelahan berlebihan dan beristirahat tiga hari sebelum wukuf. Ini suapaya kesehatan pulih. “Jamaah minum jangan tunggu haus agar tidak dehidrasi,” sarannya.
