Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sulawesi Tengah Arief Syarif Hidayat mengatakan, penanganan longsoran pada jalur pegunungan Kebun Kopi dilakukan per titik area rawan longsor. “Saat ini yang telah diusulkan penanganannya sebanyak tujuh titik,” sebut Arief.
Berdasarkan data, tujuh titik tersebut yakni ruas Kebun Kopi -Nupa Bomba di KM35+100. Pada titik ini Arief mengatakan, penanganannya akan dilakukan dengan struktur DPT Beton kantilever setinggi 5 m dengan panjang 87 m, yang pada bagian lereng bawah akan dipasang selimut pengendali erosi dengan media tanaman dan pada lereng atas dipasangkan Weirmesh jaring kawat dan jaring pengendali erosi media tanam.
Ditambahkan Arief, titik penanganan selanjutnya pada ruas Kebun Kopi – Nupa bomba KM40+300 dengan penanganan struktur DPT Beton Kantilever tinggi 4 m sepanjang 70 m’. “Juga dilakukan pengendalian alur muka air dengan dibuat Box Culvert pada titik terjunan air dan dibuatkan outlet Box plus pengantarnya Pipa HDPE agar tidak menggerus lereng jurang,”katanya.
