“Karena itu, sosok Pj Gubernur DKI haruslah sosok yang mampu menjaga stabilitas politik maupun sosial, sehingga roda pemerintahan dan pelayanan tetap berjalan baik,” ujarnya, Kamis (1/9).
Dengan kompleksitas masalah yang begitu besar, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus hati-hati dalam menempatkan seorang Pj Gubernur DKI. Tentunya seorang Pj Gubernur tersebut harus punya pengalaman dibirokrasi dan tentunya harus orang yang netral.
“Saya melihat Bahtiar yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, bisa mengemban amanah untuk menjadi Pj Gubernur DKI,”tegasnya.
Fernando beralasan, kalau sosok Bahtiar dinilai mampu mengendalikan stabilitas politik dan sosial di DKI Jakarta. Hal itu termasuk dalam membangun komunikasi, baik dengan jajaran internal DKI Jakarta maupun pemerintah pusat. Selain itu, sebagai seorang ASN, Bahtiar dinilai memegang teguh sikap netral, sehingga sosoknya dapat diterima semua pihak.
“Tidak banyak pejabat tinggi madya yang memiliki kapasitas dan kualifikasi seperti Pak Bahtiar. Tapi tentunya semuanya dikembalikan kepada Pak Jokowi,” ungkapnya.
