“Kita berharap crossing ini dapat mengatasi genangan yang sudah me
nahun permasalahannya. Karena memang kontur tanah di wilayah itu rendah sehingga harus diatasi bersama,” tambah Kusmanto.
Menurutnya, sebelum membuat crossing, Sudin SDA Jakarta Timur harus mengecek kondisi di lapangan untuk mengetahui titik utilitas yang ada. Agar saat pelaksanaan tidak ada utilitas yang terdampak. Seperti jaringan fiber optik, gas, PLN, PAM dan sebagainya.
Sementara, Kasi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri mengatakan, crossing di Jl. Raden Inten ini akan dikoneksikan dengan saluran air di Jl. Raya Pendidikan yang saat ini sedang dibangun ke saluran Phb Jl. Raden Inten.
“Crossing saluran air di Jl. Raden Inten ini panjangnya mencapai 31 meter, sehingga menggunakan beton U Ditch ukuran 1,5 meter,” ujar Saugi.
Pihaknya mengajak unit terkait untuk rapat bersama karena banyak hal yang harus dibahas. Khususnya mengenai rekayasa lalu lintas karena harus ada pengalihan lalu lintas.
