Artinya, Alvin memang harus kerja keras untuk bisa mempertahankan posisinya tetap di peringkat pertama. “Latihan dijalani secara baik, semoga hasil di lintasan nanti akan tetap baik,” tutur Alvin yang sudah mengoleksi 10 gelar juara nasional sepanjang karirnya.
Mengejar gelar juara nasional ke-11 tentu bukan ambisi utama Alvin Bahar. Terpenting, tetap tampil keren dan bisa bersanding dengan putranya, Avila Bahar dalam meraih gelar juara nasional di akhir musim nanti.
Di kelas Kejurnas ITCR 1500, sang putra Avila Bahar yang kini memimpin klasemen dengan 48 angka pun tak akan mudah di lintasan nantinya. Pasalnya meski masih memimpin klasemen sementara, sejumlah pembalap papan atas pun perolehan poinnya begitu dekat. “Terpenting bermain aman,” kata mahasiswa Vokasi Universitas Indonesia ini enteng.
Paling menguntungkan bagi ayah dan anak tim Honda Racing Indonesia, Alvin dan Avila Bahar di putaran kelima ISSOM ini adalah dukungan moral lebih dari sang bunda dan Oma mereka, mantan pembalap Evie Bahar yang saat ini sedang berada di tanah air.

