“Jadi, berjatuhnya korban bukan karena gas air mata, melainkan kekurangan oksigen,” jelasnya. Adapun tragedi Kanjuruhan menjadi sejarah kelam sepak bola Indonesia. Insiden nahas tersebut terjadi seusai pertandingan Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.
Sebanyak 132 orang dinyatakan meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan, sedangkan ratusan lainnya tengah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit.
Dalam perkara tersebut, Polri sebelumnya juga telah menetapkan enam tersangka terkait tragedi Kanjuruhan, Malang, Jasa Timur. Kapolri Bongkar ´Dosa-Dosa´ 6 Tersangka Kanjuruhan Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan nyawa suporter Arema pada Sabtu (1/10/2022) menjadi sorotan dunia. Kini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam tragedi berdarah ini.
Kapolri Bongkar ´Dosa-Dosa´ 6 Tersangka Tragedi Berdarah di Stadion Kanjuruhan yang Tewaskan Ratusan Nyawa Aremania. (bam)
