Melihat Brigadir J, Ferdy Sambo langsung memerintahkan Brigadir J jongkok. Mengikuti arahan atasannya, sambil mengangkat tangan dia bertaya apa yang terjadi.
“Lalu Saksi Ferdy Sambo S.H., S.I.K., M.H. berteriak dengan suara keras kepada terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E) dengan mengatakan ‘Woy, kau tembak! Kau tembak cepaat!! Cepat woy kau tembak!” ungkap JPU membacakan surat dakwaan.
Duduk di kursi pesakitan, Bharada E hanya bisa menggelengkan kepala. Sesekali memejamkan mata sambil menunduk. (ahmad)
