IPOL.ID – PP Muhammadiyah menegaskan tidak akan terlibat dalam politik praktis di Tanah Air. Terlebih saat ini tensi politik tengah memanas.
Dilansir dari laman PP Muhammadiyah, politik praktis bukanlah habitat asli Muhammadiyah. Dalam dokumen resmi Kepribadian Muhammadiyah ditegaskan bahwa Muhammadiyah memilih fokus sebagai gerakan dakwah Islam daripada terlibat langsung dalam politik praktis.
Organisasi yang didirikan KH. Ahmad Dahlan pada tahun 1912 ini merupakan gerakan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar dan tajdid. Tujuannya, mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Karenanya, mendekati tahun demokrasi 2024, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti perlu mempertegas kembali Khittah Muhammadiyah. Menurut dia, Muhammadiyah tidak terlibat dalam dukung mendukung calon Presiden.
“Sebagai Ormas Islam, Muhammadiyah tidak punya otoritas dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dan dukung mendukung calon presiden dan wakil presiden,” ungkap Mu’ti, dikutip dari laman PP Muhammadiyah.
