Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Tragedi Halloween di Seoul: Bagaimana Kerumunan Bisa Sangat Mematikan?
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Tragedi Halloween di Seoul: Bagaimana Kerumunan Bisa Sangat Mematikan?
Headline

Tragedi Halloween di Seoul: Bagaimana Kerumunan Bisa Sangat Mematikan?

Iqbal
Iqbal Published 30 Oct 2022, 09:56
Share
3 Min Read
itewon
Tragedi Hallowen di Seoul menyebabkan lebih dari 140 orang tewas dan 150 lainnya terluka. Foto: indiatvnews/AP
SHARE

Hampir 100 penggemar Liverpool tewas. “Mereka sadar bahwa orang-orang sekarat dan mereka tidak berdaya untuk menyelamatkan diri.

Dan bulan ini di Indonesia, 131 orang tewas ketika gas air mata ditembakkan ke dalam stadion yang setengah terkunci. Ini memicu benturan manusia di pintu keluar.

Di Nepal pada tahun 1988, hujan tiba-tiba membuat para penggemar sepak bola bergegas menuju pintu keluar stadion yang terkunci, yang menyebabkan kematian 93 penggemar.

Dalam insiden terbaru di Korea Selatan, beberapa outlet berita melaporkan bahwa naksir itu terjadi setelah sejumlah besar orang bergegas ke sebuah bar setelah mendengar bahwa seorang selebriti tak dikenal ada di sana.

Baca Juga

Jeonju memiliki kekayaan budaya yang melimpah dan bangunan bersejarah yang meresap dalam sejarah dan budaya.
Yuk Jalan-Jalan ke Jeonju: Kota Si Paling Korea
KBRI Seoul: Tak Ada WNI Jadi Korban Tragedi Halloween
Tragedi Halloween di Korea Selatan, Korban Meninggal Bukan WNI

Tapi Tetap saja, profesor Inggris yang telah bersaksi sebagai saksi ahli dalam kasus pengadilan yang melibatkan orang banyak, menunjuk variasi dari contoh kuno seseorang meneriakkan “Api” di bioskop yang ramai.

Previous Page123
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: pray for itewon, Seoul, Tragedi Halloween
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article bea Alhamdulillah, Pekan Depan Beasiswa 5.000 Doktor Luar Negeri Cair
Next Article ketum pbnu Pertama Kalinya G20 Libatkan Agama sebagai Bagian dari Solusi Krisis Global

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi Tanda Zodiak. Foto: Istock @bymuratdeniz
Gaya hidup

12 Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 9 Mei 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan

Hukum
KPK Periksa Pihak Len Railway Systems Terkait Korupsi di DJKA Kemenhub
08 May 2026, 20:45
Telkom
TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini
08 May 2026, 22:12
Jakarta Raya
Penataran Pelatih Anggar DKI 2026: Ghozi Zulazmi: Anggar siap Mendukung Target KONI DKI menjadi Juara Umum di PON 2028
08 May 2026, 21:52
Headline
Terjerat Kasus Korupsi, 2 Mantan Menhan China Divonis Hukuman Mati
08 May 2026, 20:53
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?