Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Hanya Ada di Asia, Berikut 10 Negara Habitat Harimau, No 6 Dijadikan Lambang Negara
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Hanya Ada di Asia, Berikut 10 Negara Habitat Harimau, No 6 Dijadikan Lambang Negara
Internasional

Hanya Ada di Asia, Berikut 10 Negara Habitat Harimau, No 6 Dijadikan Lambang Negara

Timur
Timur Published 27 Nov 2022, 23:59
Share
7 Min Read
Harimau Sumatera
Harimau Sumatera yang ditemukan di Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS) Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Foto: KLHK
SHARE

Negara berikutnya dalam daftar populasi harimau yang tinggi adalah Rusia. Menurut sensus 2015, ada sekitar 433 harimau liar terutama di Siberia. Jumlah ini menunjukkan sedikit peningkatan dari survei sebelumnya yang dilakukan pada tahun 2005, dengan jumlah 360 ekor.

  1. Indonesia : 371 Harimau

Indonesia adalah negara berikutnya dalam daftar tersebut, dengan populasi 371 harimau liar, menurut perkiraan IUCN terbaru. Perlu dicatat bahwa belum ada survei nasional sistematis yang dilakukan Indonesia yang dapat memberikan perkiraan populasi harimau dengan akurasi yang memadai di Sumatera – satu-satunya pulau di Indonesia yang dihuni oleh Harimau. Namun demikian, upaya konservasi yang serius terus dilakukan untuk melindungi harimau Sumatera.

  1. Nepal : 355 Harimau

Negara berikutnya dalam daftar ini adalah Nepal yang memiliki populasi 355 harimau liar. Angka tersebut didasarkan pada Survei Harimau dan Hewan Pemangsa Nasional ke-4, yang dilakukan oleh Taman Nasional dan Departemen Konservasi Margasatwa dan Departemen Konservasi Hutan dan Tanah, bekerja sama dengan National Trust for Nature Conservation dan organisasi non-pemerintah lainnya.

  1. Thailand : 148-149 Harimau

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Kantor Konservasi Margasatwa yang dikelola pemerintah, Thailand memiliki sekitar 148 hingga 149 harimau liar. Peningkatan jumlah harimau liar ini disebabkan oleh langkah-langkah konservasi yang diambil selama beberapa tahun terakhir di seluruh negeri. Beberapa tindakan konservasi tersebut antara lain pemasangan sistem patroli dan kamera baru yang cerdas di lokasi-lokasi strategis dan perbaikan kawasan pemukiman dengan menggunakan teknologi terkini.

Baca Juga

REMP
MEG Dorong Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Peringatan Hari Bumi 2026 di Rempang
Gencatan Senjata Iran-AS, Tuntutan Teheran Dipenuhi? Pengamat Sebut AS Alami Kekalahan Strategis
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
  1. Malaysia : 120 Harimau

Sebuah survei yang dilakukan antara 2016 dan 2020 oleh WWF-Malaysia, Departemen Margasatwa dan Taman Nasional Malaysia, dan organisasi non-pemerintah lainnya mengungkapkan bahwa ada sekitar 120 harimau yang tersisa di Malaysia. Karena dampak gabungan dari perburuan yang merajalela, penggundulan hutan, dan hilangnya habitat, populasi harimau liar di Malaysia terus menyusut. Oleh karena itu, upaya konservasi yang drastis sangat diperlukan untuk membalikkan penurunan populasi harimau di Malaysia. Di negara ini harimau menjadi hewan yang tergambar di lambang negara.

  1. Bangladesh : 106 Harimau

Menurut survei nasional sistematis pertama yang dilakukan pada tahun 2015, saat ini terdapat 106 harimau di Bangladesh. Harimau ini terutama menghuni Sundarbans – hutan bakau terbesar di dunia, yang dimiliki bersama oleh India dan Bangladesh. Untuk memastikan konservasi harimau di negara tersebut, Pemerintah Bangladesh telah menerapkan beberapa program, termasuk Rencana Aksi Harimau Bangladesh generasi kedua (2018-2027) dan Program Pemulihan Harimau Nasional (2017-2022).

  1. Bhutan : 103 Harimau

Menurut survei nasional Tahun 2015, saat ini terdapat 103 harimau di Bhutan. Negara Himalaya ini mendukung populasi harimau yang berkembang pesat, dan harimau di sini ditemukan pada kisaran ketinggian yang luas, mulai dari 100 m hingga lebih dari 4000 m.

  1. China : 55 Harimau

Sekitar 55 Harimau Amur liar telah terekam dalam survei jebakan kamera yang dilakukan antara tahun 2013 dan 2018 di hutan timur laut Tiongkok. Meningkatnya jumlah harimau di China dikaitkan dengan langkah-langkah konservasi yang kuat yang diambil di bawah Proyek Perlindungan Hutan Alam Nasional. Beberapa tindakan konservasi ini termasuk peningkatan upaya anti-perburuan liar dan kompensasi yang layak untuk konflik manusia-harimau.

  1. Myanmar : 22 Harimau

Sebuah laporan Departemen Kehutanan Myanmar pada 2019 mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 22 harimau liar yang hidup di negara tersebut. Angka minimum nasional ini didasarkan pada survei kamera jebak yang dilakukan antara 2016 dan 2018 di hanya delapan persen dari potensi habitat harimau di seluruh negeri. Survei tersebut juga memberikan bukti berkembang biaknya harimau di alam liar.

  1. Laos, Kamboja, Vietnam : Punah

Ternyata negara-negara ini dulunya pernah didiami harimau. Sayang laporan terbaru dari IUCN telah mengkonfirmasi bahwa harimau tersebut telah punah di Laos, Kamboja, dan Vietnam. Hilangnya populasi harimau di negara-negara ini terutama disebabkan oleh hilangnya habitat dan perburuan liar. (timur arif)

Previous Page1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: afrika, alam liar, Asia, harimau, harimau siberia, harimau sumatera, hewan, hewan buas, hutan rimba, internasional, IUCN, klhk, konservasi, lingkungan, padang sabana, panthera tigris, satwa langka, sumatera, terancam punah
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article sunnah berjimak Sudah Berkeluarga, Ingin Punya Keturunan Sholeh? Yuk Simak Sunnah Berjimak
Next Article IMG 20221127 WA0120 Kemenkominfo Gelar Webinar Literasi Digital Bertema “Tips Sosial Media Manajemen untuk Masyarakat di Sumatera dan Sekitarnya”

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260507 WA0056
Jakarta Raya

Ahli Waris Petugas PPSU Terima Santunan JKK, Bukti Perlindungan Negara untuk Pekerja

Ekonomi
Peringati Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
07 May 2026, 10:32
HeadlineJabodetabek
Viral Video Fasilitas Perpustakaan UI, Banyak Ember di Dalam Ruangan
07 May 2026, 10:53
Telkom
Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik
07 May 2026, 14:25
Headline
Bawa Maung ke Filipina, Prabowo Tiba di Cebu untuk KTT ke-48 ASEAN
07 May 2026, 19:19
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?