Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Hari Pahlawan; Dari Surabaya ke G-20 Bali
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Opini > Hari Pahlawan; Dari Surabaya ke G-20 Bali
Opini

Hari Pahlawan; Dari Surabaya ke G-20 Bali

Timur
Timur Published 14 Nov 2022, 13:50
Share
7 Min Read
AG Network
Foto: ist
SHARE

Oleh: Heka Hertanto [Ketua Umum Artha Graha Peduli]

Awalnya, pasukan Sekutu ke Indonesia untuk mengamankan tawanan perang, melucuti senjata Jepang, dan menjaga ketertiban di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Surabaya. Namun, pada 27 Oktober 1945, pasukan Sekutu menyerbu penjara dan membebaskan para tawanan perwira sekutu yang ditahan oleh Indonesia. Pasukan Sekutu mulai mendirikan pertahanan di tempat-tempat penting, seperti lapangan terbang, kantor radio, gedung internasional, dan pusat kereta api. Tidak hanya itu, mereka juga menyebarkan selebaran yang berisi imbauan agar masyarakat Surabaya segera menyerahkan senjata. Akan tetapi, rakyat Surabaya menolak menyerah kepada Sekutu.

Kondisi ini semakin mendorong rakyat Surabaya untuk melakukan perlawanan terhadap Sekutu. Pada 28 Oktober 1945, pasukan Indonesia yang dipimpin oleh Bung Tomo menyerang pos-pos pertahanan milik Sekutu. Tiga hari kemudian, 31 Oktober 1945, Brigadir Mallaby tewas di tangan para pejuang Indonesia. Kejadian ini sontak menyulut kemarahan Sekutu dan memberi ultimatum agar rakyat Surabaya segera menyerah. Sekutu mengancam, rakyat Surabaya akan dihancurkan jika tidak menyerah. Masyarakat Surabaya tidak gentar dan tetap melakukan perlawanan.

123456Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: AG, artha graha peduli, G20, G20 Bali, gerakan non blok, Heka Hertanto, nasional, pancemi covid, Pandemi, Ri, selatan-selatan, Sukses, surabaya
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article IMG 20221114 WA0056 Enam Tersangka Dibebaskan Lewat RJ, Salah Satunya Tersandung Kasus KDRT
Next Article IMG 20221114 WA0059 Brimob Ultah ke-77, Kapolri Menaruh Harapan Besar Soal Keamanan KTT G20 

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260812 WA0093
HeadlineInternasional

Catatan Gempa Bersejarah di Kolombia Jadi Pelajaran Berharga Bagi Indonesia

Jakarta Raya
Camat Pasar Minggu Dorong Pekerja Bukan Penerima Upah Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
13 Aug 2026, 15:24
NasionalNews
MBG di Dumai Bikin Puluhan Siswa Sakit, 45 Anak Jalani Perawatan
13 Aug 2026, 21:55
News
Geger! Wanita ODGJ Ditemukan Tewas di Sumur, Tubuhnya Terlilit Ular Kobra
13 Aug 2026, 21:03
HeadlineJabodetabek
Tim Gabungan BNN RI dan Polda Metro Jaya Sikat Bos Narkoba Kampung Bahari, Sarang Bandar Diobok-obok
13 Aug 2026, 16:45
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?