IPOL.ID – Lantaran belum diturap, warga Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, dirundung ketakutan terdampak longsor tebing di aliran Kali Baru dan Kali Cipinang, Minggu (13/11).
Pembangunan turap Kali Baru dan Kali Cipinang yang merupakan tanggung jawab pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) hingga kini tidak terealisasi.
Camat Pasar Rebo, Mujiono mengatakan, pembangunan turap di bantaran aliran Kali Baru dan Kali Cipinang yang tidak kunjung dilakukan ini membuat kondisi semakin memprihatinkan.
“Banyak turap yang ambruk dan darurat untuk segera dibetulkan karena membahayakan warga atau berpotensi makin parah ambruknya,” ujar Mujiono pada wartawan di Jakarta Timur, Minggu (13/11).
Kondisi bantaran Kali Baru yang berada dekat Jalan Raya Bogor, Kecamatan Pasar Rebo, contohnya hingga kini semakin memprihatinkan karena kerap tergerus aliran.
Untuk bantaran aliran Kali Cipinang di wilayah Kecamatan Pasar Rebo, sambungnya, pada satu titik saja ada sekitar 30-50 meter bagian yang rawan longsor dan perlu segera diturap.

