Karya Mamo dalam Pakaiankoe, setting hutan di tengah kota modern, sebuah gambaran mengenai pertalian manusia dengan alam yang tidak terpisahkan.
Instalasi bambu pada pagelaran Gantari sangat kolosal, kental akan identitas Indonesia. Membawa para undangan bukan menonton dari kejauhan tetapi membawa mereka masuk jadi bagian dari Prambanan.
“Kedua kolaborasi itu telah membawa pembaharuan pada presentasi mode di tanah air, berhasil mendorong pergerakan industri kreatif di masa pandemi melibatkan lebih 2.500 pelaku dari berbagai bidang,” ungkapnya.
Nah, lanjutnya, melalui Lorong Waktu The Instalation ini, menceritakan perjalanan pelestarian budaya yang berlangsung lebih dari 4 tahun, sebagai respon terhadap banyak hal tentang keseimbangan dan keselarasan. Menciptakan kemungkinan baru sebuah selasar mengantarkan menuju Teras LAKON.
“Teras LAKON ini diharapkan menjadi wadah dan laboratorium publik untuk mendorong upaya pelestarian budaya Indonesia. Menjadi tempat mengenal lebih dalam, mencintai identitas kita dan bersama-sama memelihara eksistensinya untuk jangka panjang,” tutur Thresia.
