Sedangkan untuk Embung Tonggara, Kepala Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Wawan Kurniawan menambahkan, proses pengerjaan embung kini sudah mencapai 70 persen.
Dari target pembangunan dengan kedalaman empat meter kini sudah terdapatnya 2,5 meter, sehingga secara fungsi Embung Tonggara sudah dapat digunakan.
“Pembangunan Embung Tonggara dilakukan menggunakan dua unit alat berat. Posisi sekarang sedang angkut tanahnya keluar (dibuang). Karena kemarin sudah tinggi tanggulnya,” ungkap kasudin SDA Jaktim.
Nantinya, lanjut dia, saat debit air Kali Cipinang naik maka pintu air Embung Tonggara akan ditutup. Jadi limpahan debit air hujan dari permukiman warga akan tertampung pada embung.
Sementara itu, jika debit pada Embung Tonggara sudah terlampau penuh maka akan dibuang ke aliran Kali Cipinang. “Dibuang menggunakan pompa milik Sudin SDA Jakarta Timur. Dan pintu airnya sudah terbangun,” tutup Wawan. (Joesvicar Iqbal)
