Hal itu dapat diartikan bahwa beradaptasi dengan perubahan iklim berarti mengejar ceruk iklim kita sendiri (kisaran suhu 11C hingga 15C) yang berpindah ke utara khatulistiwa. Sedangkan batas kelayakan huni adalah perbatasan sesungguhnya yang harus kita khawatirkan saat dunia menghangat selama abad ini, membawa panas yang tak tertahankan, kekeringan, banjir sebabkan mencairnya salju di antartika, kebakaran, badai, dan erosi pantai yang membuat pertanian menjadi tidak mungkin, yang menyebabkan orang akan tergusur.
Akibat itu maka jumlah orang yang terpaksa meninggalkan rumahnya, data PBB menyebutkan bahwa setiap tahunnya terjadi peningkatan,sebagai contoh ditahun 2021, sekitar 89,3 juta orang tergusur akibat terjadinya perubahan iklim, dan jumlah ini lebih banyak dibanding orang tergusur akibat konflik. Kemudian sekitar 33 juta orang di Pakistan terpaksa mengungsi tahun ini, sementara jutaan lainnya di Afrika terkena dampak kekeringan dan ancaman kelaparan hingga batas pantai barat benua itu.

