Dituturkan oleh Arvi, dirinya tidak mengira akan mampu tampil sebagai juara Kejurnas. Selama main sejak awal, dia hanya berusaha tampil baik. Tidak mikir soal kalah atau menang.
“Saya hanya berusaha keras di lapangan. Tidak gampang menyerah. Selebihnya saya pasrahkan kepada Allah,” ujar Arvi.
Berbekal titel juara Kejurnas, Arvi merebut tiket ke Seleknas PBSI. Seleksi ini akan digelar di tempat yang sama, 19-21 Desember 2022.
“Di Seleknas, saya akan menampilkan permainan terbaik. Saya juga harus mempersiapkan diri lebih baik lagi. Sebab Seleknas pasti lebih berat dan sulit. Lawan-lawannya juga bagus-bagus. Makanya, dari awal sampai akhir, saya nggak boleh lengah,” tuturnya.
Selain itu, Arvi juga berprinsip percaya diri dan tidak akan minder bersaing dengan lawan-lawan yang lebih jago dan berasal dari klub-klub terbaik di Tanah Air.
“Saya harus lebih semangat, jangan takut duluan. Harus berani, tampil garang dan tega. Kalau bisa kasih nol, ya kasih nol. Menghadapi lawan yang di atas, saya tidak boleh takut. Harus berani. Itu modal saya di Seleknas nanti,” tegas Arvi. (bam)
