Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Raja Sriwijaya Muslim, Layakkah Masa Pra-Islam Disebut Era Hindu-Buddha?
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Galeri > Raja Sriwijaya Muslim, Layakkah Masa Pra-Islam Disebut Era Hindu-Buddha?
Galeri

Raja Sriwijaya Muslim, Layakkah Masa Pra-Islam Disebut Era Hindu-Buddha?

Timur
Timur Published 04 Dec 2022, 11:49
Share
13 Min Read
Borobudur Word Press Bagasdwipram
Arca Budha di candi Borobudur yang digali dan dipugar kembali atas inisiatif penjajah Belanda. Foto: Word Press Bagasdwipram
SHARE

Ada juga wangsa Syailendra yang juga berasal dari Sriwijaya. Wangsa inilah yang nanti memimpin di dua tempat, yakni Sriwijaya dan Medang (Kerajaan Mataram kuno yang nanti mewariskan Borobudur). Wangsa ini didukung oleh Dinasti Tang. Narasi kritisnya adalah, dukungan ini bermotif untuk menggulingkan Sri Indrawarman (k. 702 – 728 M), raja pertama Nusantara yang tercatat berkirim surat dengan Khalifah ‘Umar bin Abdul ‘Aziz dan memeluk Islam.

Riwayat dari Nu’aim bin Hammad yang menceritakan tentang korespondensi antara Khalifah Umar bin Abdul Aziz dan ‘Malik al-Hind’ (Raja India/Sriwijaya). (Sumber: S. Q. Fatimi, Two Letters From The Maharaja to the Khalifah, hal. 126)

Yang ketiga adalah yang paling menarik, yakni Bhairawa Tantra. Sekte hasil sinkretisme Buddha aliran Mahayana dan Hindu aliran Siwa inilah yang banyak mendominasi kisah-kisah sejarah Nusantara di masa pra-Islam. Sekte ini juga memiliki ritual yang paling mengerikan. Para penganutnya sering digambarkan sebagai raksasa dan siluman pemakan manusia.

Previous Page12345678910Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Arab Saudi, bani umayah, budha, candi, candi borobudur, era hindu, galeri, hindu, islam masuk nusantara, kerajaan, khilafah, Nusantara, praislam, sejarah islam, sri indrawarman, sriwijaya
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article IMG 20221204 WA0014 Marullah Dicopot dari Sekda, Ketum Forkabi: Anak Betawi Kecewa Sama Heru
Next Article IMG 20221204 WA0015 Semeru Muntahkan Awan Panas Sejauh Tujuh Kilometer, PVMG Tetapkan Status Siaga

TERPOPULER

TERPOPULER
Jay Idzes
HeadlineOpini

Jay Idzes Cedera usai Sassuolo Hajar Raksasa AC Milan 2-0 di Serie A Liga Italia

HeadlineNews
Alasan Presiden Prabowo Subianto Panggil Ketua PPATK Ivan Yustiavandana di Hambalang
04 May 2026, 09:08
HeadlineNews
Viral! Akun Instagram Ahmad Dhani Hilang dari Jagat Maya
04 May 2026, 09:28
HeadlineJabodetabek
Polda Metro Jaya Bongkar Judi Online Bermodus Live Konten Dewasa di Apartemen, Bisa Raup Rp 5 Miliar Sebulan
04 May 2026, 08:30
HeadlineNusantara
Kepala Desa Buncitan Sidoarjo Ditemukan Meninggal di Ruang Kerja
04 May 2026, 10:54
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?