Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Raja Sriwijaya Muslim, Layakkah Masa Pra-Islam Disebut Era Hindu-Buddha?
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Galeri > Raja Sriwijaya Muslim, Layakkah Masa Pra-Islam Disebut Era Hindu-Buddha?
Galeri

Raja Sriwijaya Muslim, Layakkah Masa Pra-Islam Disebut Era Hindu-Buddha?

Timur
Timur Published 04 Dec 2022, 11:49
Share
13 Min Read
Borobudur Word Press Bagasdwipram
Arca Budha di candi Borobudur yang digali dan dipugar kembali atas inisiatif penjajah Belanda. Foto: Word Press Bagasdwipram
SHARE

Kapitayan dan punden berundak, punya pengaruh kuat di Nusantara. Karena pengaruhnya, arsitektur candi di Indonesia dan India banyak berbeda.

Kapitayan juga populer di masa Majapahit. Makanya, candi-candi yang muncul di akhir Majapahit, apalagi yang berkaitan dengan ritual keagamaan (seperti Candi Sukuh yang bentuknya paling aneh) ternyata dibuat oleh penganut Kapitayan.

Bentuknya yang seperti piramid bukan berarti berhubungan dengan Mesir kuno atau Aztec. Itu hanya bentuk lebih modern dari punden berundak, yang akhirnya banyak ditemukan, mulai dari Sumatra sampai Papua.

Menariknya, kita sering salah pengertian. Masjid-masjid kuno (Masjid Agung Demak misalnya), atapnya berbentuk meru. Di berbagai narasi sejarah, katanya hal itu terpengaruh oleh agama Hindu. Padahal masjid-masjid tersebut dibangun untuk menarik para penganut Kapitayan agar tertarik pada Islam.

Baca Juga

haji umrah
Arab Saudi Perketat Akses ke Makkah, Jemaah Haji Diminta Terapkan Buddy System
Sekolah Rakyat Nyalakan Kembali Harapan Ahmad Lutfi Meraih Masa Depan
RI Setujui Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara Nusantara, Benarkah?

Punden berundak dan pengaruh ajaran Kapitayan banyak digunakan pada masjid-masjid kuno di Nusantara. Masjid Agung Demak (kiri) dan Masjid Tua Indrapuri di Aceh (kanan). Secara filosofis, atap bertingkat itu kemudian digubah menjadi tiga tingkatan seorang muslim dalam beragama: iman, islam, ihsan.

Previous Page12345678910Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Arab Saudi, bani umayah, budha, candi, candi borobudur, era hindu, galeri, hindu, islam masuk nusantara, kerajaan, khilafah, Nusantara, praislam, sejarah islam, sri indrawarman, sriwijaya
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article IMG 20221204 WA0014 Marullah Dicopot dari Sekda, Ketum Forkabi: Anak Betawi Kecewa Sama Heru
Next Article IMG 20221204 WA0015 Semeru Muntahkan Awan Panas Sejauh Tujuh Kilometer, PVMG Tetapkan Status Siaga

TERPOPULER

TERPOPULER
Jay Idzes
HeadlineOpini

Jay Idzes Cedera usai Sassuolo Hajar Raksasa AC Milan 2-0 di Serie A Liga Italia

Ekonomi
Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026
04 May 2026, 09:50
Headline
Tembus Blokade AS, Supertanker Iran Pengangkut Minyak Rp3,8 Triliun Masuki Perairan Indonesia
03 May 2026, 19:15
HeadlineNews
Viral! Akun Instagram Ahmad Dhani Hilang dari Jagat Maya
04 May 2026, 09:28
HeadlineJabodetabek
Polda Metro Jaya Bongkar Judi Online Bermodus Live Konten Dewasa di Apartemen, Bisa Raup Rp 5 Miliar Sebulan
04 May 2026, 08:30
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?