Artinya, lanjut anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu, konsolidasi tersebut akan membuktikan bahwa pengurus DPC dan DPAC hingga ranting itu ada dan riil. Dalam konsolidasi itu, jelasnya, porsi kuota perempuan pun terlihat lebih banyak dibanding sebelumnya.
“Kalau kita belajar dari 10 tahun lalu, Demokrat Jakarta berjaya dengan 32 kursi, karena pengurus DPD, DPC, DPAC hingga ranting itu solid, konkrit dan benar-benar ada. Tapi kalau pengurusnya bodong, ya sama saja bohong,” tegasnya.(Peri)
