“Kalau saya lihat, cuma buang-buang duit aja, itu yang terjadi. Dia beri inovasi untuk dapat dividen gak? Penyertaan modal kan enggak bisa, makannya saya minta kepada direksi baru ayo bangun. Ini karena ada banyak persoalan di Jakpro dan penugasan Jakpro terlalu banyak, harusnya disekat-sekat kan BUMD banyak agar semua pekerjaan profesional,” tuturnya.
Adapun, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menampik, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terlibat langsung dalam gelaran Formula E babak 10 dan 11 pada 3-4 Juni 2023 mendatang. Dia menganggap, balapan mobil listrik itu berjalan secara business to business.
“Formula E kan tadi sudah dijawab B2B, sedang dibahas,” kata Heru. (Peri)
