Seperti dengan menyebarkan virus toleransi wawasan kebangsaan, Pancasila, keagamaan, dan transformasi pembangunan kesejahteraan, membangun perekonomian.
“Agar masyarakat yang termarjinalkan tidak ada lagi, agar mereka yang melawan pemerintah dan negara tidak ada lagi. Dan agar tidak ada lagi bom bunuh diri,” tandas Boy Rafli yang juga pembicara diskusi saat berdialog bersama warga sekitar, sekaligus meresmikan Warung NKRI di D’Light One Foodcourt di kawasan Ceger, Cipayung.
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menuturkan, tidak ada alasan untuk tidak mencintai bangsa ini. Indonesia adalah bangsa yang besar. Dia pun mengajak kepada seluruh stakeholder, rakyat Indonesia dan pemerintah untuk sama-sama memperkuat narasi kebangsaan.
“Bukan ciri bangsa Indonesia untuk mengadu domba dan menyebarkan narasi buruk di media sosial,” tegas Boy Rafli mengenakan peci hitam.
Dia pun mengingatkan kepada netizen dapat bijak menggunakan media sosial, bagaimana memanfaatkan teknologi pada dunia maya dengan baik, agar tidak dimanfaatkan oleh pelaku intoleransi maupun radikal. “Jangan berprilaku seperti teroris,” pesan Boy Rafli.
