Menurutnya, Gerakan Diabetes Initiative pada dasarnya adalah gerakan budaya hidup sehat yang dimotori oleh anak-anak muda. “Oleh karena itu, gerakan ini memanfaatkan teknologi sosial media agar dapat tersebar secara masif. Gelombang hidup sehat diharapkan dapat menular seperti pandemi untuk menciptakan kesadaran dan budaya mengenai pentingnya pencegahan diabetes,” katanya.
Sisi lain, dokter Roy Panusuan mengatakan, gerakan Diabetes Initiative ini harus menjadi gelombang di tengah masyarakat, yang arusnya tidak pernah surut, namun terus pasang dan menjadi momentum perubahan positif.
“Berbagai strategi gerakan telah dicanangkan agar dapat tersampaikan secara efektif, seperti kompetisi gerakan Joged Diabetes melalui aplikasi TikTok, pembuatan konten edukasi milineal mengenai diabetes, pemilihan Duta Diabetes Muda, serta pembuatan film-film pendek terkait diabetes dan hidup sehat,” urainya.
Ditambahkannya, sejalan dengan tema “Young Leadership” yang diangkat pada gerakan ini, keterlibatan muda-mudi dapat mengasah kemampuan kepemimpinan untuk berdampak kepada masyarakat luas.
