Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Edelweiss, Bunga Abadi yang Terancam Tak Lagi Abadi
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Gaya hidup > Edelweiss, Bunga Abadi yang Terancam Tak Lagi Abadi
Gaya hidup

Edelweiss, Bunga Abadi yang Terancam Tak Lagi Abadi

Timur
Timur Published 26 Feb 2023, 23:59
Share
5 Min Read
Bunga Edelweiss
Tumbuhan Edelweiss juga sering dipakai dalam pengobatan tradisional untuk mengobati perut dan pernafasan. Infus edelweiss secara tradisional telah digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit termasuk difteri dan tuberculosis. Foto: commons.wikimedia
SHARE

Bunga yang tumbuh diketinggian 2000 mpdl ke atas, juga tergantung suhu udara dan kelembapan, hanya berbunga di akhir musim hujan, karena mampu mendapatkan asupan sinar matahari yang lebih intensif sekitar bulan April sampai September.

Bunga ini ditemukan pertama kali oleh seorang naturalis asal Jerman bernama Georg Cerl Reinwardt pada tahun 1819 di lereng Gunung Gede, kemudian diteliti lebih lanjut oleh seorang botanis asal Jerman lainnya yang bernama Carl Heirich Schutz.

Bunga ini juga sempat menginspirasi sebuah lagu, dan dijadikan sebagai lagu pengiring yang dinyanyikan dalam film The Sound of Music tahun 1965. Selain itu bunga Edelweiss juga pernah dijadikan gambar perangko oleh pos indonesia pada tahun 2003.

Peran bunga Enelweiss sangat urgen dalam ekosistem pegunungan, bunga ini juga sering disebut sebagai tumbuhan pioner atau pelopor pada tanah vulkanik muda. Dia mampu menghutankan tanah pegunungan, selain itu juga mampu mencegah erosi di lereng gunung ketika hujan datang, karena bunga Edelweiss mempunyai kemampuan menahan hempasan angin ketika hujan.

Baca Juga

Anggota SAR Gabungan mengamati kondisi Gunug Marapi saat misi evakuasi pendaki. Foto: BNPB
Erupsi Gunung Marapi, 28 Pendaki Selamat dan 11 Meninggal Dunia
90 Pendaki Gunung Seminung Tersambar Petir, 1 Meninggal
20 Satwa Liar Dilepasliarkan di Suaka Alam Gunung Sahuwai, Termasuk Kakatua Maluku
Previous Page12345Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bunga abadi, bunga langka, edelweiss, langka, pendaki gunung
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Trading forex Teliti Legalitas dan Gunakan Akun Demo, Begini Tips Cara Bijak Trading Forex
Next Article almeria Barcelona Dijegal Almeria 0-1

TERPOPULER

TERPOPULER
kase
Ekonomi

BPJS Ketenagakerjaan Mangga Dua dan BJB Perkuat Akses Hunian Terjangkau bagi Pekerja

Jakarta Raya
Terima Kunjungan Mahasiswa UNPAD, Idris Harapkan Jadi Pendidikan Politik Bagi Anak Muda
18 May 2026, 19:58
Jakarta Raya
Jaga Keamanan Jakarta, Pemprov Integrasikan CCTV dengan Polda Metro Jaya
18 May 2026, 18:52
HeadlineHukum
Muhadjir Effendi Penuhi Panggilan KPK, Dipeirksa Soal Menaknisme Kuota Haji Tambahan
18 May 2026, 22:00
Nasional
BNPB Laporkan Bencana Banjir hingga Tanah Longsor Masih Mendominasi di Sejumlah Daerah
18 May 2026, 20:59
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?