Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: HPN 2023: Jokowi Prihatin 60 Persen Belanja Iklan Diambil Platform Asing
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > HPN 2023: Jokowi Prihatin 60 Persen Belanja Iklan Diambil Platform Asing
Headline

HPN 2023: Jokowi Prihatin 60 Persen Belanja Iklan Diambil Platform Asing

Farih
Farih Published 09 Feb 2023, 11:50
Share
3 Min Read
kerja sama dalam rangka kemitraan penanaman modal asing 1 169
Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Setpres
SHARE

IPOL.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Medan, Sumatera Utara, hari ini Kamis (9/2).

Kepada insan pers, Jokowi menyampaikan rencana diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) tentang keberlanjutan industri media konvensional dan digital dan terkait regulasi hak cipta jurnalistik atau publisher right yang digagas Kominfo.

Dia mengakui industri media konvensional di tanah air menghadapi tantangan berat. Bahkan yang memprihatinkan karena 60 persen belanja iklan telah diambil oleh media digital, utamanya platform asing.

“Keberlanjutan industri media konvensional juga menghadapi tantangan berat, saya mendengar banyak mengenai ini, bahwa sekitar 60 persen belanja iklan telah diambil oleh media digital terutama platform-platform asing, ini sedih loh kita,” katanya.

Baca Juga

Jusuf Kalla. Foto: Tim Media JK
JK ke Termul: Jokowi Jadi Presiden karena Saya
FPRMI Gelar Open Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan di Momentum HPN
Jokowi Terima Permohonan Maaf Rismon Sianipar

Maka, dia pun mendorong supaya permasalahan masa depan media pers konvensional dan digital di secepatnya diatasi. Pemerintah, kata dia, mendorong platform digital bermitra dengan media pers yang arahnya bersifat bisnis ke bisnis.

“Sehingga tadi malam, saat makan durian saya mengundang beberapa tokoh insan pers untuk berbicara mengenai ini (keberlanjutan industri pers) kita tahu bahwa Menteri Komunikasi dan Informatika baru saja mengajukan izin prakarsa mengenai rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang kerja sama perusahaan platform digital dengan perusahaan pers untuk mendukung jurnalisme yang berkualitas,” ungkapnya.

Dikemukakan, bahwa usulan Perpres yang digagas Kominfo tersebut juga terkait kontrol karya jurnalistik yang utamanya diemban tanggungjawabnya oleh media pers kemudian Dewan Pers.

Sehingga dia menyarankan kepada Menkominfo agar bertemu dengan insan pers guna duduk bersama membahas substansi lebih mendalam mempercepat pembentukan Perpres tentang keberlanjutan industri media konvensional dan digital sekaligus terkait kontrol karya jurnalistik ini.

“Saran saya (menkominfo) bertemu, kemudian dalam satu bulan ini harus selesai mengenai Perpres ini, jangan lebih dari satu bulan. Saya akan ikut nanti dalam beberapa bahasan mengenai ini,” jelasnya.

Jokowi juga mengakui bahwa dunia pers saat ini sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Itu karena banyaknya media informasi digital yang mengorbankan kualitas isi dan jurnalisme autentik.

“Pada Peringatan Hari Pers Nasional sekarang ini saya ingin mengatakan bahwa dunia pers tidak sedang baik baik saja. Saya ulang, dunia pers sedang tidak baik-baik saja,” katanya.

Menurutnya, jika dulu isu utama dunia pers adalah kebebasan pers. Tetapi saat ini isu utama dunia pers sudah bergeser.

“Dulu isu utama dunia pers adalah kebebasan pers. Sekarang apakah isu utamanya tetap sama? Menurut saya sudah bergeser. Karena kurang bebas apalagi kita sekarang ini,” ujarnya. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: belanja iklan, Hari Pers Nasional, hpn, Jokowi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article b746b4ed b7e7 4b42 9f29 6f559826012d Dongkrak Pendapatan Daerah, Dewan Godok Regulasi Baru Retribusi Jaringan Utilitas
Next Article 18e4e03c f236 41f6 936a 5168e0fe054b Sinyal Pemulihan Ekonomi, Komisi VII Dukung PLN Penuhi Kebutuhan Listrik Industri dan Bisnis

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260518 WA00441
Hukum

KPK Dalami Pemberian Fasilitas ke Pejabat Bea Cukai Lewat Pengusaha Importir Barang

HeadlineNews
Rasyidi HY Harapkan Momentum Idul Adha 2026 Tingkatkan Ketakwaan Umat Islam di Tanah Air
26 May 2026, 11:19
HeadlineJakarta Raya
Penanggulangan Sampah di DKI Amburadul, Ferrial Nilai Dinas LH Bikin Citra Pramono Tercoreng
26 May 2026, 10:20
Jakarta Raya
Atlet Intercity Evergreen Veteran Basketball 2026 Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
26 May 2026, 10:50
Jakarta Raya
Atasi Aksi Begal di Jakbar yang Marak, Srikandi Demokrat Usul Peningkatan Keahlian Warga
26 May 2026, 11:55
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?