Sampai Indonesia Merdeka pun Asong-Asong Khianat ini masih terus berkembang biak. Kita selama ini tidak pernah lupa mencatat Amien Rais sebagai salahsatu Pengkhianat Besar yang memimpin perubahan atas Konstitusi Republik Kemerdekaan 45. Lalu Megawati adalah Presiden yang menyetujui perubahan tersebut. Dan SBY yang menggunakan dan menjalankan pertamakalinya UUD Palsu hasil perubahan itu. Orang yang pernah dipercaya Soeharto ini ternyata Jenderal TNI yang tidak setia kepada Konstitusi RI…
Juga tidak boleh dilupakan peran BJ Habibie sebagai Presiden yang mengesahkan Pemilu 1999. Selain Presiden tidak berhak mengesahkan, juga hasil Pemilunya memang TIDAK SAH. Adalah Jenderal Rudini, Ketua KPU, yang melempar hasil Pemilu yang tidak absah itu kepada Habibie. Hasil Pemilu mana melahirkan MPR 1999… MPR mana yang kemudian dipimpin Amien Rais mengubah UUD45…
Konsep Perubahan UUD45 tersebut datangnya juga dari Asing dan Aseng. Mereka juga membanjiri Ruang Sidang MPR dengan berkarung-karung Uang Suap selama 4 (empat) kali perubahan itu. Juga patut diingat Asong-Asong yang melawan Soeharto yang ikut menandatangani Perubahan UUD dari 1999 sampai 2002 tersebut… Mereka, antara lain, adalah Ginanjar Kartasasmita dan beberapa tokoh Islam lain, seperti Cholil Bisri dan Husni Thamrin…
