“Alasan pokoknya adalah pemerataan,” kata Jokowi.
Dalam kesempatan sama, Jokowi juga menyinggung tentang isi pertemuannya dengan Uni Eropa. Jokowi mengatakan Indonesia terbuka terhadap ekspor dan impor. Namun, dia menegaskan hal itu tidak untuk ekspor bahan mentah.
“Tapi jangan paksa kita untuk ekspor bahan mentah. Udah ndak mau kita. Kalo kamu ingin memproduksi prekusor, panel surya silakan datang ke Indonesia, kita terbuka,” ujar Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bahkan membuka tangan kepada para investor yang ingin bekerja sama atau membuka pabrik di Indonesia. Namun, dengan syarat lokasi perusahaan atau pabrik tetap berdiri di Indonesia.
“Kurang apa kita? Kamu boleh bekerja sama dengan perusahaan di Indonesia, BUMN, mendirikan sendiri di Indonesia, tetapi pabrikmu ada di indonesia bukan ada di eropa,” tandasnya. (bam)
