“Dengan beberapa terobosan yang sudah disampaikan berbagai sertipikasi aset bisa terimplementasi tahun ini, hingga permasalahan aset maupun masyarakat yang tinggal di area tersebut bisa dicarikan jalan keluar terbaik tanpa adanya friksi dengan masyarakat,” jelas Nicke.
Lebih lanjut Nicke berharap kerja sama dengan Kementerian ATR/BPN dapat terus diperkuat untuk menyelesaikan seluruh pendaftaran tanah Pertamina hingga tahun 2025 serta dukungan untuk Proyek Strategis Nasional yaitu Petrochemical Complex Balongan, RDMP Cilacap, dan NGRR Tuban.
Pertamina sebagai BUMN yang memiliki bisnis terintegrasi dari hulu ke hilir di sektor energi memiliki cakupan bisnis dan pengelolaan aset yang sedemikian besar. Tentunya pengelolaan aset yang baik akan berdampak positif kepada kelancaran operasional perusahaan.
Dukungan dari berbagai stakeholder akan mendorong performa Pertamina dalam menjaga ketahanan energi negeri dan berkontribusi aktif pada program Net Zero Emission Tahun 2060. (Yudha Krastawan)

