Pada awal babak kedua Indonesia U-20 masih bermain solid. Di luar pertahanan yang rapi, Garuda Nusantara juga menyerang dengan kompak.
Pada menit ke-54 sundulan Muhammad Ferarri dari sudut sempit yang memanfaatkan operan Robi Darwis ditepis kiper Otabek Boymurodov.
Tendangan Pulatkhuja Kholdorkhonov pada menit ke-70 terlalu lemah, Daffa tidak kesulitan menangkap bola.
Pemain-pemain Indonesia U-20 mudah kehilangan bola pada babak kedua. Akhirnya transisi dari bertahan ke menyerang kerap gagal.
Sebaliknya, Uzbekistan lebih mendominasi permainan karena dengan nyaman mengalirkan bola ke sejumlah sisi, sementara Indonesia U-20 fokus dalam bertahan.
Pemain pengganti Abdirakhmatov Zafarmurod melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti pada menit ke-73, namun menyamping tipis di sisi kanan.
Pecobaan dari Hokky Caraka dengan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti pada menit ke-81 masih diblok pertahanan Uzbekistan.
Rakhmanoliev Umarali hampir membuat Uzbekistan unggul pada menit ke-83 setelah tendangannya dari luar kotak penalti yang lebih dahulu membentur pemain Indonesia mengenai mistar gawang.
