Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Tempe yang Semakin Naik Kelas di Negeri Paman Sam
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Gaya hidup > Tempe yang Semakin Naik Kelas di Negeri Paman Sam
Gaya hidup

Tempe yang Semakin Naik Kelas di Negeri Paman Sam

Timur
Timur Published 12 Mar 2023, 12:00
Share
3 Min Read
tempe di amerika
Tempe sudah dikenal lama di Ameriak Serikat. Foto: VoA
SHARE

IPOL.ID – Sungguh sebuah ironi, nasib Tempe yang ada di Indonesia dengan yang berada di Amerika Serikat. Bagaimana tidak, di Indonesia, tempe hanya dianggap sebagai makanan masyarakat bawah, karena harganya yang terlampau murah jika dibandingkan dengan daging ayam, daging sapi, bahkan telur ayam.

Sementara di negeri nun jauh di sana, Amerika Serikat, tempe termasuk dalam makanan sehat sehingga memiliki harga di atas harga daging ayam. Untuk seblok tempe dengan berat 500 gram, tempe dengan merek Berry’s Tempeh dijual seharga USD12 atau Rp180 ribu.

Dilansir dari VoA , Berry adalah seorang vegatarian. Dia pengusaha yang sudah memproduksi tempe sejak 15 tahun lalu, dan menjualnya dengan merek dagang Berry’s Tempeh, mengklaim tempe produksinya dijual dalam keaadaan segar.

Dia memproduksi tempe sendiri karena merasa kurang menyukai rasa tempe yang sudah diproduksi oleh pabrik-pabrik besar di Amerika. Pembuatannya yang dipateurisasi, membuat hasil tempe menjadi tidak enak. Menurut Berry, tempe memiliki kandugan ajaib yaitu adanya jamur mycelium yang mengikat kecangnya menjadi satu.

Baca Juga

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
AS Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran
Drone Iran Hujani Kapal AS Usai Kapalnya Disita di Teluk Oman
Negosiasi Damai Buntu, Iran Ogah Lanjut Bicara dengan AS
123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Amerika Serikat, burger tempe, olahan tempe, oreg tempe, restoran, tempe, USA, voa
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Pbsi Jelang All England 2023 : Tiba di Birmingham, Tim Indonesia Fokus Pilihan Kondisi
Next Article Gunung Merapi mengeluarkan awan panas pada Sabtu (11 - 3 / 2023). Dok Twitter @TRCBPBDDYI Luncurkan 41 Kali Awan Panas, Status Gunung Merapi Siaga

TERPOPULER

TERPOPULER
Ketum Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait. Foto: Ist
Headline

Komnas Perlindungan Anak Kecam Keras Pernyataan Komnas Perempuan

HeadlineOlahraga
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik dan Oman pada FIFA Matchday Juni 2026
18 May 2026, 13:34
Jakarta Raya
Husen Minta Program Pilah Sampah Pemprov DKI Dibarengi Peran RT dan RW
18 May 2026, 17:49
Telkom
Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN
18 May 2026, 11:32
Olahraga
Kejuaraan Asia U-17 & U-19 Modern Pentathlon 2026: Borong Emas Mixed Relay Kazakstan Juara Umum
18 May 2026, 12:24
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?