Dalam kesempatan ini PT PNM juga sekaligus meluncurkan buku “5 Langkah Ibu Eksis Dagangan Laris.” Buku ini bisa menjadi panduan guna membantu nasabah PNM ultramikro untuk bisa naik kelas dengan meningkatkan kualitas bisnis dan pemasaran melalui digital agar lebih laris.
“Dalam buku ini diterangkan langkah tips dan trik dalam mendongkrak pendapatan dan kapasitas produksi dagangan mereka,” lanjut Dodot.
Pada bagian lain, Arief Mulyadi menjelaskan bahwa PNM tetap waspada namun tidak terlalu khawatir terhadap ancaman adanya resesi global. Ia optimistis masyarakat ultramikro bisa maju melalui dana pinjaman PNM. Pasalnya, ia mengacu pada data dari IMF yang mengatakan ekonomi Indonesia akan tetap di atas lima persen. Serta menilik dari kondisi sebelumnya, UMKM justru jadi tulang punggung perekonomian selama pandemi covid lalu.
Sebaliknya, Arief menilai bahwa banyak sektor formal yang justru terdampak bisa dipastikan akan beralih kepada sektor UMKM. Hal ini justru bisa dijadikan peluang bagi korporasi dalam hal menyasar target pertumbuhan kinerja keuangan sekaligus membantu solusi nasional mencegah kemiskinan. PNM pun sudah siap dan siaga dalam menghadapi keadaan.

