Tujuannya adalah agar pengguna anggaran atau pemilik anggaran dalam hal ini kementerian lembaga dan pemerintah daerah bisa langsung melihat bahwa ini adalah produk-produk yang sudah diproduksi dalam negeri.
Saat ini, Kementerian Perindustrian telah melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga lain dalam konteks penyerapan produk lokal dan memperbesar tingkat komponen dalam negeri.
“Saat ini kami bekerja dalam koordinasi Bapak Menko Maritim dan Investasi sebagai ketua Timnas P3DN. Menteri Perindustrian ditunjuk sebagai ketua harian. Kita di situ tidak hanya kementerian perindustrian dan Kemenko Marves tetapi kementerian lain juga dilibatkan,” ungkap Andi Rizaldi.
Bahkan menurut Andi, setiap kementerian dan lembaga, pemerintah daerah maupun BUMN diharuskan memiliki tim P3DN. Tim inilah yang nanti akan melaporkan secara reguler, sekaligus melakukan sosialisasi kepada stakeholdernya masing-masing. (timur)
