IPOL.ID – Di tengah dinamika perekonomian global dan tantangan geopolitik, penggunaan produk dalam negeri menjadi instrumen strategis untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sektor hulu migas berperan penting dalam perekonomian nasional melalui kontribusinya terhadap ketahanan energi serta pengembangan teknologi dalam negeri. Melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Pemerintah terus berupaya memastikan bahwa aktivitas investasi dan pengadaan barang maupun jasa di sektor hulu migas memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi bangsa Indonesia.
Untuk mendorong sinkronisasi kebijakan sekaligus memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bekerja sama dengan Universitas Borobudur menyelenggarakan Seminar Penguatan Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam Pengadaan Hulu Migas: Sinkronisasi, Kepastian, dan Daya Saing Industri Nasional di Jakarta, Rabu (24/06). Seminar tersebut dibuka oleh Direktur Program Pascasarjana Universitas Borobudur Faisal Santiago.

